Skip ke Konten

Odoo 20 Hadir: Apa Yang Berubah Bagi Bisnis Yang Sudah Menggunakan ERP?

Odoo 20 Hadir, Tapi Apa Artinya untuk Bisnis?

Odoo kembali memperbarui platform ERP-nya melalui Odoo 20, yang resmi dirilis pada September 2026. Seperti versi-versi sebelumnya, pembaruan ini tidak hanya membawa perubahan pada tampilan, tetapi juga menyentuh berbagai proses bisnis di dalam platform. (Odoo)

Bagi perusahaan yang sudah menggunakan Odoo, hadirnya versi baru bukan sekadar pertanyaan tentang “fitur apa yang baru?”

Pertanyaan yang lebih penting adalah: 

Apa dampaknya terhadap cara perusahaan menjalankan proses bisnis yang sudah berjalan?

Karena ERP yang sudah digunakan selama bertahun-tahun biasanya tidak hanya berisi fitur standar. Di dalamnya bisa terdapat konfigurasi khusus, custom module, integrasi dengan sistem lain, serta workflow yang sudah disesuaikan dengan kebutuhan perusahaan.

Itulah mengapa upgrade ERP perlu dilihat sebagai bagian dari strategi teknologi, bukan sekadar mengganti versi software.


Apa yang Baru di Odoo 20?

Odoo 20 membawa berbagai pembaruan di sejumlah area. Pada Accounting, misalnya, terdapat peningkatan pada proses rekonsiliasi, onboarding, pembayaran, dan pengelolaan akun. Di Inventory dan Manufacturing juga terdapat pembaruan yang mendukung proses operasional dan produksi. (Odoo)

Beberapa pembaruan lainnya juga menyentuh:

  • Sales dan Project
  • Inventory dan Barcode
  • Manufacturing
  • Accounting
  • Employees dan HR
  • Calendar
  • Website dan eCommerce
  • Payment
  • Reporting dan dashboard

Artinya, dampak Odoo 20 tidak hanya dirasakan oleh tim IT. Perubahan pada sistem dapat berpengaruh langsung terhadap user yang menjalankan proses bisnis setiap hari.


Upgrade Tidak Selalu Sesederhana Mengganti Versi

Perusahaan yang sudah menjalankan ERP perlu mempertimbangkan lebih dari sekadar fitur baru. Sebelum melakukan upgrade, beberapa hal perlu diperiksa:

1. Custom Module: Apakah custom module yang selama ini digunakan masih kompatibel dengan versi terbaru?

2. Integrasi: Apakah ERP terhubung dengan sistem lain melalui API atau metode integrasi tertentu? Perubahan versi dapat membuat bagian tertentu dari integrasi perlu disesuaikan.

3. Workflow: Apakah proses approval, sales, purchasing, inventory, atau accounting yang sudah berjalan tetap bekerja sesuai kebutuhan?

4. Data: Bagaimana kondisi database dan data historis yang akan dibawa ke versi baru?

5. User Adoption: Perubahan interface atau workflow juga dapat memengaruhi cara user bekerja. Karena itu, testing dan training tetap menjadi bagian penting dari proses upgrade.


Jadi, Perlukah Semua Perusahaan Langsung Upgrade?

Tidak selalu.

Keputusan upgrade sebaiknya mempertimbangkan kondisi sistem saat ini, kebutuhan bisnis, custom development, integrasi, serta manfaat yang ingin diperoleh.

Untuk perusahaan yang masih menggunakan versi sebelumnya dan sistemnya sudah stabil, langkah pertama dapat berupa assessment terhadap kebutuhan dan compatibility.

Sedangkan bagi perusahaan yang memang membutuhkan fitur atau peningkatan tertentu dari versi baru, upgrade dapat menjadi bagian dari roadmap pengembangan ERP.


Odoo 20 bukan hanya tentang versi terbaru. Yang lebih penting adalah bagaimana versi baru tersebut dapat diterapkan tanpa mengganggu proses bisnis yang sudah berjalan.


Sedang mempertimbangkan upgrade Odoo untuk bisnis Anda?

Edaptec siap membantu mengevaluasi kebutuhan sistem, custom module, dan integrasi yang digunakan agar proses upgrade dapat direncanakan dengan lebih tepat.

Hubungi tim Edaptec untuk mendiskusikan kebutuhan upgrade Odoo perusahaan Anda.

. 👉Konsultasi / Demo Sekarang

di dalam News
Masuk untuk meninggalkan komentar
Master Data Berantakan, ERP Ikut Bermasalah: Mengapa Data Dasar Menentukan Kualitas Sistem?